Sambut Bulan Bahasa, VITA Preschool Gelar Kegiatan Literasi Bersama Perpustakaan Keliling Surabaya
News
SURABAYA — Dalam rangka menyambut Bulan Bahasa, VITA Preschool menggelar kegiatan literasi interaktif dengan menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya melalui program Mobil Perpustakaan Keliling pada Kamis, 29 Oktober 2026. Program "jemput bola" layanan membaca ini merupakan bagian dari program Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk mendekatkan akses literasi ke tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Kehadiran armada perpustakaan berjalan di halaman VITA Preschool ini pun disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh seluruh siswa.
Kepala VITA Preschool, Susmita Hanoto, mengungkapkan bahwa perayaan Bulan Bahasa tahun ini terasa sangat istimewa berkat kolaborasi langsung dengan Pemerintah Kota Surabaya.
"Keistimewaan Bulan Bahasa tahun ini sangat spesial karena berkolaborasi dengan Perpustakaan Keliling Kota Surabaya. Kami menghadirkan 'surga buku berjalan' langsung ke halaman sekolah. Melalui kegiatan luar ruangan ini, anak-anak dapat mengeksplorasi banyak buku baru bersama teman-teman dalam suasana yang seru, interaktif, dan menyenangkan," ujar Susmita Hanoto.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan akses buku-buku berkualitas kepada anak-anak melalui pengalaman membaca yang unik di lingkungan sekolah. Melalui terobosan ini, pihak sekolah berharap dapat menumbuhkan antusiasme membaca sejak awal, menanamkan pemahaman bahwa kegiatan membaca buku itu menyenangkan, sekaligus mengenalkan berbagai fasilitas publik yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Susmita juga menegaskan pentingnya memupuk minat baca pada masa usia emas (golden age). Menurutnya, membiasakan anak berinteraksi dengan buku sejak dini merupakan fondasi utama untuk membentuk karakter pembelajar seumur hidup. Langkah ini tidak hanya memperkaya kosakata dan melatih keterampilan berkomunikasi, tetapi juga mengasah daya pikir kritis, fokus, kreativitas, serta menumbuhkan rasa ingin tahu agar anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri di masa depan.
Upaya membendung dampak negatif teknologi pada anak juga menjadi fokus utama dalam kehadiran layanan perpus keliling ini. Petugas Perpustakaan Keliling Kota Surabaya, Titok Riyanto, menekankan pentingnya peran buku fisik di tengah gempuran era digital.
"Pengenalan buku sejak usia dini sangat penting buat adik-adik, jadi biar tidak terpengaruh gadget untuk zaman sekarang," ujar Titok Riyanto, Petugas Perpustakaan Keliling.
Selain bermanfaat untuk memperluas wawasan serta membangun karakter anak, membiasakan anak-anak membaca buku fisik secara langsung terbukti efektif mengurangi ketergantungan pada gadget dan media sosial. Langkah ini sekaligus menjadi stimulus positif dalam mendukung perkembangan kesehatan otak, kecerdasan emosional, serta mental anak sejak usia dini.
Stay Updated
Get all the updates and latest news in one place.
Indonesia
English